Berita Rest Area Tol Boyolali Disiapkan



Posted on: 21 May 2019 Oleh Web Admin

BOYOLALI – Mendekati hari menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran yang akan datang sekitar dua pekan lagi, berbagai kesiapan dilakukan oleh sejumlah jajaran. Salah satunya jajaran Kepolisian Resor (Polres) Boyolali dalam menyambut pemudik pulang kampung yang identik dengan Lebaran.

 

Untuk itu, jajaran Polres Boyolali melalui mengecekan di Rest Area Fungsional Jalur A Kilometer 487 Boyolali pada Selasa (21/5). Rest area yang berada di wilayah Kecamatan Teras ini memiliki berbagai fasilitas seperti pos Pengamanan (pospam) yang didukung beberapa stakeholder, toilet dan mushola. Terbuat dari rangka kontainer yang disulap menjadi sebuah bangunan, rest area ini juga dapat difungsikan sebagai area usaha kecil dan menengah (UKM) untuk berjualan, terdapat pula minimarket, serta kontainer khusus Pertamina yang menyediakan Bahan Bakar Minyak (BBM).

 

“Rest Area Fungsional Jalur A Kilometer 487 Boyolali diperkirakan sudah 80 persen (jadi). Target tanggal 25 Mei sudah bisa kita pakai namun kami akan koordinasi kembali dengan TMJ (Trans Marga Jateng-red) kapan bisa dioperasionalkan,” jelas Kapolres Boyolali melalui Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Febriyani Aer di sela pengecekan rest area.

 

Bahan kontainer dipilih dengan melihat pengalaman di tahun lalu, dimana rest area yang waktu itu berada di Desa Mudal terbuat dari tenda dan kayu yang dirasa kurang efektif.

 

“Karena kita berkaca pada pengalaman tahun kemarin, dari tenda atau kayu itu ketika ada badai angin itu terbang. Maka diberikan kontainer agar lebih rapi dan apabila ada angin tidak mudah terbang,” ungkapnya.

 

Terlebih menurutnya jumlah pemudik tahun ini diprediksi meningkat dari 8.000 pemudik menjadi 12.000 hingga 15.000 pemudik yang akan melintasi Kabupaten Boyolali, maka keberadaan tol ini sangat penting. Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan pengamanan di jalur arteri yang rawan akan kemacetan maupun laka lantas.

 

“Titik rawan kemacetan kami prediksi di pintu exit tol Boyolali dan pintu exit tol Colomadu. Apabila di pintu tol itu sudah antri melebihi dua kilometer kita akan alihkan ke jalur arteri. Titik rawan kecelakaan itu di daerah kilometer 480 sampai 483. Kalau di jalur arteri terdapat di Keboan dan Ampel,” imbuhnya.

 

Melihat hal tersebut, pihaknya mengimbau kepada pemudik mapun pengguna jalan agar mematuhi aturan dan rambu lalu lintas. Batas kecepatan maksimal 80 kilometer per jam tersebut dibuat agar pengendara dapat melintasi jalanan dengan nyaman dan selamat. (dst/bet)

Berita

Pengumuman

Link SKPD

instagram takipçi

instagram takipçi beğeni işlemleri

instagram takipçi işlemlerinizi kolay ve güvenilir şekilde sürdürmek istiyorsanız eğer size tavsiyemiz mutlaka bu siteyi kullanınız en iyi leke kremi markası chat odaları