Berita Catatan Perjalanan Duta Seni Boyolali 2018 ke Negara Skandinavia :  (16) Berkesempatan Pentas di Aker Brygge



Posted on: 03 Aug 2018 Oleh Web Admin

OSLO – Tidak membuang kesempatan yang diberikan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia, tim Duta Seni dan Misi Kebudayaan Pelajar Boyolali 2018 menggelar pentas di kawasan Aker Brygge pada Rabu (1/8). Tempat pentas ketiga di negara Norwegia ini merupakan daerah kelas atas yang dikunjungi turis, dan menjadi kawasan apartemen kelas elit yang dilengkapi kawasan niaga. Menurut berbagai sumber, daerah ini sebelum tahun 1980 kawasan pembuatan galangan kapal mengingat berdekatan dengan laut. Namun kini lokasi ini telah disulap oleh pemerintah setempat.

Selama lebih kurang satu jam dari pukul 13.00 waktu setempat, 18 para pelajar Boyolali menjadikan Museum Seni Anak Internasional sebagai tempat berganti kostum dan menata rias. Enam jenis tarian disuguhkan kepada para penonton yang kebanyakan para wisatawan dan warga negara Indonesia yang tinggal di Norwegia. Tarian tersebut yakni Kusuma Bangsa, Jaran Kepang Boyolali, Bujang Ganong, Sri Panganti dan Kala Kridha serta Topeng Ireng Gugur Gunung.

Dalam pertunjukan tersebut juga dihadiri Duta Besar Republik Indonesia untuk negara Norwegia dan Republik Islandia, Todung Mulya Lubis. Iringan musik dari tarian, semakin meramaikan kerumunan dan membuat kian meriah. Tak segan dan canggung para pelajar Boyolali ini mengajak berinteraksi penonton untuk bisa melakukan gerakan tarian sederhana dan menari bersama, liburan musim panas ini.

Selesai pentas, seperti temannya yang lain salah satu anggota tim Duta Seni Bagas Buyut Sarjani sampaikan rasa senang dan bangganya.

"Masyarakat disini sangat menyenangkan, langsung membaur kalau ada tarian. Lebih bangganya bisa menarikan di luar negeri," terang siswa SMK Ganesha Tama Boyolali jurusan Rekayasa Pernagkat Lunak ini.

Menjadi catatan sejarah di sekolahnya sebagai yang pertama bisa lolos mengikuti Duta Seni sejak 2013 lalu, anak kedua dari empat bersaudara pasangan Pambudi dan Susiani ini berharap dari SMK Ganesha Tama ada yang bisa meneruskan.

"Semoga adik-adik kelas saya di SMK Ganesha Tama dapat meneruskan duta seni. Karena sejak 2013 baru saya sampai tahap ini," ujar warga Wukirosari; Pulisen ini.

Memiliki minat di bidang seni membuat Bagas ingin mengembangkan kemampuan tarinya dan bekerja usai menyelesaikan masa studinya.

"Pengen mencari kerja yang bisa disambi. Bisa komputer dan menari," terang pelajar yang juga menekuni seni mendalang dan karawitan ini. (mjk)

Berita

Pengumuman

Link SKPD