Berita Catatan Perjalanan Duta Seni Boyolali 2018 ke Negara Skandinavia : (11) Menghibur Dubes Swedia dengan Tarian Sri Panganti dan Bujang Ganong 



Posted on: 30 Jul 2018 Oleh Web Admin

STOCKHOLM - Akhirnya melihat juga bendera Kebangsaan Republik Indonesia, sang Merah Putih berkibar di negara orang pada Minggu (29/7). Sang Dwi Warna berkibar pada tiang dengan gagahnya di depan sebuah bangunan yang terpampang lambang negara, Garuda Pancasila di daerah Lidingo; Swedia. Di tempat bernama Wisma Duta ini, tim Duta Seni dan Misi Kebudayaan Pelajar Boyolali 2018 dan para pengisi acara di Festival Indonesia Kampung Indonesia pada Jumat-Sabtu (27-28/7) lalu diundang pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk negara Swedia dan Republik Latvia.

Dalam acara yang dikemas santai ini, Duta Besar Indonesia untuk Swedia dan Republik Latvia, Bagas Hapsoro dan para stafnya meminta pelajar Duta Seni Boyolali untuk menari. Mereka sangat terkesan dengan semangat para pelajar Boyolali ketika memeriahkan festival tersebut.

Tidak semua 18 pelajar tersebut menari namun hanya tiga saja yang akan tampil. Adapun tari yang disuguhkan yakni Sri Panganti dan Bujang Ganong. Sri Panganti akan dibawakan Suci Indriyani, sementara Bujang Ganong ditarikan Nadhif Rahman Farihin dan Aldo Nugroho.

Ketiga pelajar tersebut dengan lincah menghibur dengan tarian yang digelar di luar ruang di belakang wisma dengan pemandangan yang luar biasa tersebut.

Aldo Nugroho salah satu yang menarikan Bujang Ganong merasa senang meski waktu latihan terbatas.

"Saya cuma latihan tiga kali dan ini tadi. Tapi saya bisa menari dengan memahami gendingnya," terang siswa SMAN 2 Boyolali ini.

Putra dari Sri Mulyono dan Veronika Budi Rahayu yang beralamat di Pulisen ini yakin bisa menjalani misi yang Ia emban bersama 17 temannya.

"Harus yakin terus bisa dan sukses. Karena bisa mewakili Boyolali," imbuh Aldo yang merupakan fans berat klub Barcelona, Spanyol ini.

Kedua tarian tersebut merupakan tarian yang bertujuan untuk menghibur. Tari Sri Panganti merupakan tarian dengan gerakan lemah gemulai yang menggambarkan gadis yang sedang menanti pemuda idaman. Sementara tari Bujang Ganong menggambarkan seorang tokoh yakni Patih Bujang Ganong yang diutus Prabu Sewandana untuk meminang Dewi Sangga Langit. Sikap berkemauan keras, cerdik jenaka dan sakti sang patih dilihat dari gerakan yang cekatan dan atraktif. (mjk)

Berita

Pengumuman

Link SKPD

instagram takipçi

instagram takipçi beğeni işlemleri

instagram takipçi işlemlerinizi kolay ve güvenilir şekilde sürdürmek istiyorsanız eğer size tavsiyemiz mutlaka bu siteyi kullanınız