Berita BBWSBS Peringati Hari Air Dunia XXVI



Posted on: 22 Mar 2018 Oleh Web Admin

BOYOLALI – Diperingati setiap tanggal 22 Maret, Hari Air Dunia tahun 2018 ini menginjak peringatan yang XXVI.  Untuk tahun 2018 ini diperingati secara serentak di 34 Provinsi. Termasuk pula Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) yang memeperingati dengan berbagai rangkaian kegiatan yang dimulia dari awal Maret lalu hingga April mendatang. Salah satu agenda kegiatan yakni apel bersama yang digelar di area Bendungan Waduk Cengklik; Kecamatan Ngemplak; Boyolali pada Kamis (22/3) pagi.

Bertindak sebagai inspektur apel yang diikuti sekitar 600 orang dari berbagai lintas instansi pemerintah, lembaga, komunitas relawan, dan siswa sekolah serta masyarakat ini yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Sri Ardiningsih. Ardiningsih yang juga selaku Kepala Sekolah Sungai Boyolali membacakan sambutan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia dalam apel Peringatan Hari Air Dunia XXVI yang mengambil tema Lestarikan Alam Untuk Air.


Dalam sambutan tersebut menekankan perlunya aksi nyata berbagai elemen dalam upaya peningkatan ketersediaan air baku.

“Ketersediaan air tanah untuk air bersih diprioritaskan pada pemenuhan kebutuhan pokok rumah tangga dan pemenuhan masyarakat dan kebutuhan sosial ekonomi produksi seperti irigasi,” ungkap Ardiningsih.

Ketersediaan air baku tidak hanya diselesaikan melalui pembangunan infrastruktur seperti pembangunan bendungan, waduk atau instalasi pengolahan air limbah.

“Perlu adanya partisipasi langsung dari masyarakat, akademisi dan swasta untuk ikut menjaga dan melestarikan alam sehingga permasalahan air yang ada dapat dikendalikan paling tidak dapat diminimalisir,” imbuhnya.

Apel digelar di Waduk Cengklik sebagai upaya kepedulian terhadap waduk yang kini ditumbuhi tanaman parasit eceng gondong pada hampir memenuhi permukaan waduk yang dibangun pada jaman Belanda pada tahun 1926-1928 ini. Usia apel dilanjutkan aksi pembersihan eceng gondok, pengecatan serta pembersihan sampah dan kelas Sekolah Sungai yang diikuti siswa SD di sekitar waduk.

Selain itu juga ada rangkaian kegiatan lain diantaranya aksi bersih Rawa Jombor di Klaten, penanaman pohon di bendungan Gondang Bendungan Wonogiri, aksi bersih saluran aliran tersier DAM Irigasi bendungan Colo Barat dan susur Sungai Ngawonggo yang merupakan anak Sungai Dengkeng Klaten serta workshop dan lokakarya dan lomba lukis alam. Sebagai acara puncak Peringatan Hari Air Sedunia akan dilaksanakan pada 6 – 7 April mendatang di Rawa Pening, Kabupaten Semarang. (mjk/dst)

Berita

Pengumuman

Link SKPD