Berita Melalui Pengendalian Internal, Maksimalkan Pengadaan Barang Dan Jasa



Posted on: 14 Mar 2018 Oleh Web Admin

BOYOLALI – Pengadaan barang dan jasa lebih awal akan mendorong pelaksanaan program kegiatan yang lebih baik, terutama pelaksanaan penyediaan infrastruktur strategis dengan anggaran besar dan kompleksitas tinggi. Selain itu, mampu memberikan ruang seluas – luasnya untuk menyusun perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, sehingga penyebaran pelaksanaan kegiatan dapat terdistribusi dalam satu tahun, tidak terkonsentrasi pada akhir tahun.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat dalam pengarahannya pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Operasional Kegiatan Belanja Langsung Tahun Anggaran 2018 di Ruang Rapat Wijayakusuma Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Boyolali, pada Rabu (14/3).

Dalam acara yang dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Boyolali tersebut, Wabup Said meminta semua jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali dapat berkomunikasi dan berkoordinasi dengan baik dengan harapan dapat mencapai hasil kerja yang memuaskan.

“Saya harap semua dapat bersinergi satu sama lain dalam upaya meningkatkan kinerja pemerintah sesuai dengan bidang tugas, fungsi dan kewenangan masing – masing,” terang Wabup Said.

Kemudian menurut Wabup Said juga meminta aktivitas pengendalian tidak terbatas dalam bentuk rapat, melainkan pada bentuk lainnya seperti contohnya konsultasi, koordinasi, surat menyurat dan lain sebagainya.

“Agar dapat tepat waktu, mutu, sasaran dengan didukung tertib administrasi, salah satu upaya yang ditempuh adalah melakukan pengendalian kegiatan dengan intensif secara internal oleh masing – masing pimpinan OPD selaku pengguna anggaran,” ungkapnya.

Dalam tersebut, Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Widodo mengungkapkan jumlah input paket pengadaan Kabupaten Boyolali baru mencapai Rp 613,67 miliar sedangkan belanja langsung Rp 904,99 miliar, sehingga masih ada kekurangan input Rp 291,32 miliar.

“OPD yang belum melakukan input, saya harap segera melakukannya. Dan untuk OPD yang sudah input, tolong dicocokan kembali pada aplikasi SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan-red),” jelas Widodo. (epn/bet)

Berita

Pengumuman

Link SKPD