Berita 858 PPK dan PPS Se-Kabupaten Boyolali Untuk Pemilu 2019 Dilantik



Posted on: 10 Mar 2018 Oleh Web Admin

BOYOLALI  Sebanyak 858 orang dilantik menjadi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Boyolali untuk kegiatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, pada Jumat (9/3). Pelantikan berlangsung di Wisma Haji Boyolali, dipimpin langsung oleh Ketua KPUD Boyolali Siswadi Sapto Harjono. Untuk PPK sebanyak tiga orang yang mewakili 19 kecamatan, sementara PPS sejumlah tiga orang untuk 267 Desa/Kelurahan.

“Pelantikan PPK dan PPS untuk kegiatan Pemuilu 2019. Tahapan Pemilu 2019 untuk Pemilu Legislatif, DPD, Presiden/Wakil Presiden,” terang Komisioner KPUD Boyolali Bidang SDM dan Partisipasi Masyarakat Pargito.

Selanjutnya menurut Pargito PPK dan PPS yang dialntik ini merupakan PPK dan PPS dari Pemilihan Gubuernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018 yang akan bertugas selama tujuh bulan.

Sementara itu, Asisten Tata Pemerinatah dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Boyolali Bony Facio Bandung yang mewakili Bupati Boyolali berpesan agar para petugas untuk bekerja professional dan bertindak netral.

“Tidak boleh memihak salah satu kontenstan partai politik. Dan bagi ASN yang menjadi PPK atau PPS bisa membagi tugas dinasnya,” terang Bony.

Pihaknya juga berharap para OPD terutama Kecamatan bisa memfasilitasi PPK dan PPS salah satunya dengan penyediaan kantor atau personil yang bertugas.

Salah satu panitia yang dilantik, Sarwanto mengaku ini adalah kerja awal PPS untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Karena mulai Minggu (11/3) besok sudah diminta untuk menyusun Panitia Pendaftaran Pemilih (Pantarlih) di tingkat desa masing – masing. Adanya kondisi yang berbeda pada saat Pilgub 2018 dan Pemilu 2019 yakni dari segi jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang bisa dua kali lipat saat Pemilu 2019 nanti.

“Sehingga nanti jumlah Pantarlih yang kita butuhkan otomatis juga bertambah mengingat untuk Pemilu 2019 setiap TPS maksimal hanya 300 pemilih. Ini keterkaitan dengan banyaknya jumlah surat suara yang harus di coblos oleh pemilih. Kalau di Pilgub 2018 hanya ada satu surat suara, sedangkan di Pemilu 2019 ada lima surat suara,” jelas pria yang juga Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Boyolali ini bertugas di wilayahnya yakni Desa Trosobo; Kecamatan Sambi.

Dilanjutkan olehnya, untuk program program berikutnya PPS tingkat desa akan menunggu instruksi dari PPK Kecamatan. Karena pengalaman sebelumnya, kondisi di lapangan sangat dinamis sekali. Jadi petunjuk dan perintah dari PPK terkait dengan pendaftaran pemilih sehingga harus selalu standby. (mjk/dst/bet)

Berita

Pengumuman

Link SKPD

instagram takipçi

instagram takipçi beğeni işlemleri

instagram takipçi işlemlerinizi kolay ve güvenilir şekilde sürdürmek istiyorsanız eğer size tavsiyemiz mutlaka bu siteyi kullanınız angel shell