Berita Hampir Sebulan Dirawat, Pasien 03 Covid-19 Boyolali Dinyatakan Sembuh



Posted on: 02 May 2020 Oleh Web Admin

BOYOLALI – Setelah melewati perawatan yang hampir sebulan lamanya, TS, pasien Corona Virus Disease (Covid-19) asal Kabupaten Boyolali dinyatakan sembuh dan dipulangkan ke rumahnya. TS yang merupakan warga Kecamatan Simo ini dirawat di Rumah Sakit Dr. Moewardi (RSDM) Surakarta. Kabar menggembirakan ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina dalam jumpa pers di lobi kantornya pada Sabtu (2/5/2020).

“Bahwa saat ini pasien Covid-19 di Boyolali dengan kode 3309003, inisial TS saat dinyatakan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium tahap evaluasi yang bersangkutan hasil PCR [polymerase chain reaction] sudah negatif,” terang wanita yang akrab disapa Lina ini.

Seperti diketahui, TS merupakan salah satu pasien Corona asal Boyolali yang masuk di RSDM pada Senin (6/4/2020) lalu dan setelah melewati masa perawatan dan dilakukan tes swab dinyatakan hasilnya negatif. Dari hasil kumulatif tujuh positif terpapar Corona asal Boyolali, satu orang meninggal dunia dan satu orang sembuh. Jadi saat ini pasien positif Corona yang masih menjalani perawatan ada lima orang dengan perincian tiga orang dirawat di (RSUPA) Boyolali kemudian sisanya di rumah sakit di luar wilayah Boyolali.

Mendampingi Lina, dokter penanggungjawab RS Darurat Covid-19 Boyolali, Nugroho menambahkan, meski sudah sembuh, TS saat ini diminta untuk melakukan isolasi mandiri di kediamannya dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“6 April masuk RS Moewardi keluar hasil swab 20 April dilakukan terapi. 28 April sudah negatif 1 Mei dinyatakan sembuh dipulangkan dan tetap isolasi mandiri dengan jaga jarak anggota keluarga, pakai masker dan alat makan minum disendirikan dan tidak keluar rumah,” terang Nugroho.

Selain itu pihaknya meminta masyarakat untuk menerima di lingkungannya dan mendukung agar segera kembali pulih.

“Kita meminta masyarakat mendukung dan menerima karena dinyatakan sembuh agar psikis bisa kembali pulih. [Beban ketika dirawat] berat, stres, kejiwaan berat karena isolasi tidak boleh kontak tidak boleh kemana-mana. Kami minta masyarakat mendukung keberadaan, tidak dikucilkan dan mempercepat penyembuhannya,” imbuh Nugroho.

Hal senada juga disampaikan Lina agar masyarakat tidak diskriminatif terhadap pasien Corona yang sudah sembuh beserta keluarganya. Pihaknya meminta masyarakat bersikap positif terhadap pasien tersebut dan bisa menerima di lingkungannya.

“Dukungan moral dan dukungan sehingga keluarga tersebut mendapatkan keluarga baru dari lingkungan masyarakat yang akan mempercepat penyembuhan dan proses kembalinya beliau menjadi manusia yang sehat dan bisa bermanfaat bagi lingkunga dan keluarganya,” tandas Lina.

Selanjutnya berdasar data terkini di covid19.boyolali.go.id untuk data dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) aktif dalam pemantauan tercatat 150 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 40 orang dan Pelaku Perjalanan (PP) sebanyak 6831 orang. Sementara untuk status Orang Tanpa Gejala (OTG) ada 254 orang(Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali).

Berita

Pengumuman

Link SKPD

instagram takipçi

instagram takipçi beğeni işlemleri

instagram takipçi işlemlerinizi kolay ve güvenilir şekilde sürdürmek istiyorsanız eğer size tavsiyemiz mutlaka bu siteyi kullanınız angel shell