Berita Tim Gabungan Motoring Zona Merah Covid-19



Posted on: 29 Apr 2020 Oleh Web Admin

BOYOLALI - Tim terpadu dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kodim 0724/Boyolali dan Polres Boyolali melakukan monitoring dan sosialiasasi penanganan wabah Corona Virus Disease (Covid-19) di Boyolali. Kegiatan yang menyasar kawasan zona merah di Boyolali ini dilaksanakan pada Selasa (28/4/22020) malam.

Kepala Bidang (KabidKedaruratan dan Logistik BPBD Boyolali Kurniawan Fajar Prasetyo menjelaskan agenda ini disampaikan untuk mengetahui informasi perkembangan dan memberikan sosialisasi kepada warga dalam penanganan Covid-19 ini. Empat wilayah kecamatan yang dinyatakan sebagai zona merah yaitu Simo, Ngemplak, Nogosari dan Teras disasar petugas gabungan yang meliputi posko karantina atau isolasi dan berbagai tempat keramaian.

“Upaya penyuluhan kepada posko-posko karantina dan isolasi dan himbauan kepada warga agar tetap mematuhi anjuran pemerintah seperti penggunaan masker APD dan juga peduli akan physical distancing [pembatasan aktifitas fisik] dan juga sosial distancing [pembatasan sosial],” terang pria yang akrab disapa Yoyok.

Desa Walen, Kecamatan Simo yang terdapat tempat isolasi warga juga dikunjungi tim gabungan. Gedung ini difungsikan sebagai tempat isolasi bagi warga setelah melakukan aktivitas perjalanan dari luar kota yang dinyatakan sebagai zona merah Corona. Di tempat tersebut terdapat beberapa orang yang dikarantina selama 14 hari.

“Di Desa Walen; Simo terdapat tempat isolasi yang kali ini dihuni empat warga atau pemudik yang kondisinya sehat namun harus tetap melewati masa karantina selama 14 hari,” imbuh Yoyok.

Tempat karantina tersebut disediakan pihak desa dengan berbagai fasilitas pendukung yang seperti kebutuhan pokok warga selama menjalani masa karantina. Anggaran yang digunakan bersumber dari Dana Desa (DD) setempat.

Sementara di tempat terpisah yaitu wilayah Kecamatan Ngempak dilakukan sosialisasi penutupan sementara Pasar Dibal. Dengan berbagai edukasi dan sosialisasi ini diharapkan warga semakin meningkat kesadarannya untuk terlibat dalam penanganan Corona di Boyolali.

“Kegiatan malam ini tim juga melakukan sosialisai penutupan pasar Dibal; Ngemplak selama tiga hari. Dan harapannya setelah monitoring ini warga sadar dan mau mematuhi anjuran demi kesehatan, keamanan dan kenyamanan bersama,” imbuhnya.

Untuk itu pihaknya meminta kerjasama seluruh pihak dalam melakukan pencegahan dan penanganan wabah pandemi ini. Tim juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai keamanan wilayah yang perlu diperhatikan dan sering beredarnya berita hoaks. Warga masyarakat diminta untuk mencari kebenaran dan tidak menelan mentah-mentah informasi yang diterima. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Berita

Pengumuman

Link SKPD

instagram takipçi

instagram takipçi beğeni işlemleri

instagram takipçi işlemlerinizi kolay ve güvenilir şekilde sürdürmek istiyorsanız eğer size tavsiyemiz mutlaka bu siteyi kullanınız angel shell