Berita Kasus Covid-19 Boyolali : Berkurang 2, Bertambah 1



Posted on: 23 Apr 2020 Oleh Web Admin

 BOYOLALI – Perkembangan wabah Corona Virus Disease (Covid-19) di Boyolali berubah seiring dengan intensifnya koordinasi antar daerah dan dilakukannya tracking (pelacakan) riwayat pasien terkonfirmasi positif korona. Setelah Rabu kemarin (22/4/2020) disampaikan pasien bertambah dua orang berinisial SBK dari Kecamatan Teras dan DH dari Kecamatan Andong yang menetapkan enam orang positif Covid-19. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali melakukan klarifikasi bahwa dua orang tersebut juga sudah tercatat di daerah lain, yakni Kabupaten Karanganyar dan Purworejo. 

Jadi dua orang yang dilaporkan Rabu kemarin itu dikeluarkan dari data Boyolali dan dimasukan di dua daerah tersebut. Meski demikian pihaknya juga merilis satu orang pasien baru terkonfirmasi positif korona dari Kecamatan Ngemplak berinisial DN (perempuan, 20 tahun). Disimpulkan bahwa terhitung kasus positif korona di Boyolali pada Kamis  (23/4/2020) pada pukul 14.02 WIB berjumlah lima orang. 


“Kemarin (Rabu, 22/4/2020) itu kami menyampaikan ada tambahan dua kasus positif dan memang benar pada waktu itu sudah saya sampaikan bahwa hasil trackingnya belum selesai dan ternyata setelah hasil tracking selesai hari ini tadi, ternyata dua kasus tersebut itu sudah dilaporkan oleh dua kabupaten yang lain. Dan dari kabupaten lain itu sudah dilakukan kontak tracking sehingga sudah disepakati bahwa itu akan dicatatkan di Kabupaten sesuai domisili,” terang Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina di depan insan pers di lobi kantornya pada Kamis (23/4/2020) siang.


Data terkini tersebut diketahui pihaknya setelah menerima pemberitahuan hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) yang bersangkutan dari Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatiga. Sebelumnya DN dinyatakan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Sakit Umum Pandan Arang (RSUPA) Boyolali.


“Dan posisi DN saat ini sudah menjadi PDP dan dirawat di RS Pandan Arang. Untuk DN ini sekarang kita tetapkan sebagai kasus positif yang 05. Karena kalau kemarin 05 dan 06 itu kan gugur karena ternyata sudah tercatat di Kabupaten lain, sekarang 05 diisi oleh pasien atas nama DN dari Kecamatan Ngemplak,” imbuh Lina.


Disampaikannya satu orang baru tersebut berasal dari klaster baru penularannya. Pihaknya kini sedang melakukan tracking riwayat terhadap DN tersebut.

Sementara untuk dua orang yang akhirnya dicatatkan di Kabupaten lain, pihaknya juga tetap melakukan tracking karena yang bersangkutan pernah melakukan aktivitas di Boyolali. Yang berinisial SBK dari Kecamatan Teras setelah hasil tracking sudah lengkap, yang bersangkutan berdomisili tetap di Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Adapun untuk kontak eratnya di Boyolali ternyata hanya ada dua dan sudah ditindaklanjuti dengan proses karantina mandiri dalam proses untuk pemeriksaan rapid test.

Yang terkait dengan kasus yang kemarin disebut sebagai kasus 06 berinisial DH. Setelah berbagai aktivitasnya. Yang bersangkutan sampai di Purworejo dia jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit setempat. Kemudian DH dilakukan pemeriksaan swab PCR ternyata hasilnya positif. 
“Sehingga beritanya sampai di kita. Kita dapat notifikasi positifnya juga, di Purworejo juga. Kesepakatan dengan Dinkes Purworejo disana yang akan menindaklanjuti dan di Purworejo sendiri sudah dicatat sebagai PDP sejak 15 April 2020,” tandas Lina.


Sebagai informasi saat ini total sebanyak empat orang positif dirawat di RSUPA, sementara yang satunya masih dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Solo. Selanjutnya untuk data lain untuk status Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat 87 orang dan PDP 32 orang. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali).

Berita

Pengumuman

Link SKPD

instagram takipçi

instagram takipçi beğeni işlemleri

instagram takipçi işlemlerinizi kolay ve güvenilir şekilde sürdürmek istiyorsanız eğer size tavsiyemiz mutlaka bu siteyi kullanınız angel shell