Berita Pembangunan Berwawasan Lingkungan Hidup



Posted on: 29 Aug 2019 Oleh Web Admin

JAKARTA - Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat bersama sejumlah anggota DPRD Kabupaten Boyolali serta didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memaparkan program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali di bidang pengelolaan lingkungan hidup. Bertempat di Ruang Rimbawan II Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Jakarta pada Kamis (29/8/2019) mengerucut pada penilaian kinerja Kepala Daerah dan DPRD Kabupaten/Kota. 

Agenda ini merupakan rangkaian penilaian Dokumen Informasi Kinerja Pengolahan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD). Kabupaten Boyolali termasuk dari 13  Kabupaten/Kota di Tanah Air yang mengikuti paparan. Disampaikan program dan kegiatan Pemkab Boyolali dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan hidup berkualitas melalui kebijakan kepala daerah.

Meski bukan tolok ukur, Penghargaan Nirwasita Tantra akan diterima Kabupaten/Kota tersebut yang berhasil meyakinkan panelis terkait DIKPLHD, pemaparan dan tanya jawab. Penghargaan dimaksud akan diterima daerah yang memiliki keberhasilan merumuskan dan menerapkan kebijakan sesuai prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan sehingga mampu memperbaiki kualitas lingkungan hidup.

Di hadapan para panelis dari berbagai unsur dan lembaga, Wabup Said menjelaskan berbagai langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupten (Pemkab) Boyolali. Peran serta berbagai pihak, lembaga, hingga kelompok serta masyarakat sangat dibutuhkan. Sehingga selain melibatkan masyarakat juga memberdayakan dalam rangka kesejahteraan.

"Pemberdayaan masyarakat, didorong untuk keterlibatan masyarakat dan organisasi atas kepedulian terhadap lingkungan," terang Said.

Sinergi dilakukan bersama dengan masyarakat dan lintas lembaga termasuk kalangan legislatif. Setiap unsur menurut Said hadir dengan peran masing-masing sehingga mampu bersinergi dalam jargon yang Ia usung yakni Boyolali Metal.

"Untuk perencanaan ke depan dengan komunikasi dan koordinasi yang terpadukan berkomitmen bersama dalam perannya dalam satu konteks tujuan pembangunan dalam rangka Boyolali Metal. Boyolali Membangun Bersama Penuh Totalitas," tegasnya.

Pengelolaan lingkungan merupakan salah satu tujuan Pemkab Boyolali dalam mewujudkan Boyolali menuju green city, water city dan smart city. Pihak swasta seperti dunia industri juga diminta terlibat dalam permasalahan lingkungan di Boyolali.  

Permasalahan mengenai persampahan, ketersediaan air bersih dan degradasi lahan menjadi perhatian pemerintah. Termasuk pula hal lain yang juga menjadi perhatian Pemkab dengan melakukan penghijauan, pegurangan efek gas rumah kaca, polusi dan hal lain. 

Tak lupa ditekankan Wabup Said bahwa memberikan pemahaman kepada semua pihak dalam mendukung kepedulian lingkungan merupakan hal penting juga. Dengan ini diharapkan juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari berbagai sektor. Pengelolaan lingkungan untuk kegiatan wisata, sektor pertanian, peternakan hingga industri dipastikan memperhatikan kaidah perlindungan terhadap lingkungan hidup.

"Dalam rangka perlindungan lingkungan hidup semoga Boyolali semakin baik, semakin hijau dan semakin jernih airnya dan didukung teknologi semakin maju," terangnya.

Penyediaan dokumen IKPHD merupakan langkah menyediakan informasi publik tentang perlindungan lingkungan hidup sebagai kewajiban pemerintah daerah. Informasi tersebut wajib tersedia bagi masyarakat. (mjk/dst)

Berita

Pengumuman

Link SKPD